Mengapa Menggunakan Ubuntu?

Saat ini mulai banyak orang yang menggunakan operating system berbasis linux utamanya Ubuntu. Mereka beralih ke Ubuntu tentunya dengan berbagai alasan, baik yang bersifat personal maupun karena keterpaksaan karena komputer kantor sudah beralih dari Windows ke Ubuntu. Anda mungkin akan bertanya-tanya, “Komputer kantor menggunakan Ubuntu?”. Ya, bisa dan sangat bisa. Menggunakan linux dan perangkat lunak sumber terbuka untuk menangani pekerjaan di kantor sudah mulai dilakukan, jadi anda tidak perlu heran. Ini semua karena menggunakan perangkat lunak yang ada di Ubuntu sama mudahnya dengan yang ada di Windows. Hanya perlu sedikit belajar dan penyesuaian. Berarti harus belajar lagi? Ya iyalah…!!! Bukannya untuk bisa mengoperasikan komputer Windows anda juga mesti belajar dulu? Mungkin malah mesti membayar karena ikut kursus Windows dan MSOffice. Kalaupun tidak ikut kursus setidaknya anda sudah menghabiskan banyak waktu mengeksplorasi Windows untuk belajar secara otodidak.

Meskipun mesti belajar dulu namun tetap banyak orang yang beralih ke Ubuntu. Mengapa? Karena jika anda sudah terbiasa dengan menu-menu yang ada di sistem operasi Windows, umumnya anda cukup memahami padanan kata atau makna dari menu tersebut di Ubuntu. Jadi walau bentuk dan susunan menunya berbeda dan istilah yang berbeda pula, mencari menu-menu di Ubuntu tidak terlalu sulit. Itu yang saya maksud diatas tadi anda cuma butuh sedikit penyesuaian dengan lingkungan sistem operasi yang baru.

Sebenarnya cukup banyak alasan orang beralih ke Ubuntu. Karena setiap orang memiliki kebutuhan yang beragam maka alasan mereka pun beraam pula. Ada yang karena ingin boot time yang sepat, ingin sistem operasi yang mudah di utak-atik, ada juga yang cuma karena ingin dianggap keren :) . Memang semua itu adalah beberapa kelebihan sistem operasi berbasis linux termasuk Ubuntu.

Tapi tidak hanya itu. Pada sistem operasi berbayar kita hanya mendapatkan sebuah sistem operasi dan sebuah penjelajah web saat menginstal. Untuk perangkat lunak lainnya seperti perangkat lunak untuk perkantoran, antivirus, pengolah grafis dan pemutar audio visual harus dibeli dan diinstal tersendiri. Pada sistem operasi linux Ubuntu, semuanya sudah ikut terinstal kecuali antivirus. Kecepatan instalasinyapun diatas sistem operasi berbayar. Mungkin pembaca bertanya-tanya kenapa antivirusnya tidak ada? Bukankah antivirus sangat penting? Ya, antivirus memang sangat penting. tapi karena distribusi linux dikembangkan dengan kode sumber terbuka oleh komunitas maka jika ada yang mencoba membuat script yang disisipkan pada perangkat lunak akan dengan sangat mudah diketahui. Dengan begitu perangkat lunak berbasis linux relatif lebih aman dari virus. Sedangkan virus komputer yang beredar saat ini tidak akan bisa jalan sama sekali. Ini karena inti (kernel) linux berbeda sama sekali dengan inti sistem operasi yang mana menjadi tujuan sasaran serangan virus.

Kemudian soal harga. Sebagian besar sistem operasi linux bisa didapatkan dengan harga yang sangat murah. Uang yang kita keluarkan hanya biaya bandwith untuk mengunduh berkas .iso dari sistem operasi dan untuk membeli sekeping cakra padat. Sedangkan untukperangkat lunaknya sendiri GRATIS. Kalaupun di beli untuk sistem operasi Ubuntu harganya paling mahal Rp.20.000,-, rata-rata hanya seharga Rp.10.000,- dan sudah komplit semua, selain sistem operasi sudah ada paket perkantoran Openoffice, Firefox, GIMP (editor grafis) dan lain-lain. Bandingkan jika harus beli lisensi untuk sistem operasi, lisensi paket perkantoran, lisensi editor grafis, lisensi antivirus dan lain-lain. Kalau di total lisensi yang harus dibayar bisa lebih mahal dari PC atau bahkan laptop yang kita pakai.

Share

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Comments links could be nofollow free.

Designed by Posicionamiento web | Made free by Hipotecas y Creditos | Hoteles Baratos